Bond

Sekilas Obligasi

Kebanyakan investor retail menghindari pasar obligasi karena pasar ini sangat sulit untuk dipahami. Berbeda dengan harga saham yang dinyatakan dalam bentuk mata uang, harga obligasi dinyatakan dalam persentase. Terdapat tiga penawaran harga obligasi, yaitu harga obligasi sama dengan nilai nominal (par), harga lebih dari nilai nominal (at premium), dan harga obligasi lebih kecil dari nominal (at discount).

Karakteristik obligasi ritel sama dengan obligasi biasa, yaitu terdapat nilai nominal dan kupon. Nilai nominal adalah nilai pokok obligasi yang akan diterima pemegangnya saat obligasi tersebut jatuh tempo. Misalnya jika seseorang membeli obligasi ritel senilai Rp 50 juta, nilai nominalnya adalah Rp 50 juta.

Sedangkan kupon adalah nilai bunga yang akan diterima pemegang obligasi, dibayarkan oleh penerbit obligasi secara berkala (biasanya setiap 3 atau 6 bulanan). Contoh, investor membeli obligasi ritel seharga Rp 50 juta dengan kupon 10 persen per tahun, maka ia akan menerima bunga sebesar Rp 5 juta per tahun atau Rp 2,5 juta setiap enam bulan.

Tentu, obligasi juga mengandung risiko. Pertama, resiko kredit, yaitu jika penerbit tidak mampu membayar bunga dan atau pokok obligasi. Kedua, risiko likuiditas, yakni risiko yang disebabkan karena tidak likuidnya perdagangan obligasi di pasar sekunder. Dan yang terakhir risiko bunga, yaitu risiko akibat pergerakan suku bunga. Kenaikan tingkat suku bunga pasar akan menurunkan harga obligasi dan sebaliknya.

Mengetahui kredibilitas penerbit obligasi merupakan faktor penting sebelum melakukan investasi. Sistem pemeringkatan obligasi dapat membantu investor untuk membedakan resiko kredit dari setiap penerbit.

Macam-macam Obligasi
1. Obligasi Berseri

  • Satu Indenture
  • Serangkaian tanggal jatuh tempo

2. Obligasi Yang Dapat Diperpanjang (Extendable Bond)
Memberikan hak kepad penerbit untuk memperpanjang jatuh tempo obligasi (Ekstra 5 – 10 tahun) tanpa mengubah kupon atau ketentuan lain dari obligasi.

3. Obligasi Put (Putable Bonds)
Memberikan hak bagi pemegang obligasi untuk mempercepat jatuh tempo dengan menjual kembali obligasi kepada penerbit pada harga par sebelum waktu jatuh tempo seharusnya.
Para pemegang obligasi hanya diperkenankan untuk mengembalikan obligasi hanya sekali selama masa hidup emisi atau lebih sering. Sebagai imbalan untuk hak khusus ini, pembeli obligasi mengorbankan sedikit hasil serahannya bila memilih obligasi put di atas obligasi bersuku bunga tetap yang tidak dapat ditebus sebelum jatuh tempo.

4. Obligasi Konversi (Convertible Bond)
Obligasi konversi memberi hak kepada pemegangnya untuk mengkonversi obligasi menjadi sejumlah tertentu saham biasa dari penerbit.

5. Obligasi Yang Dapat Ditebus (Callable Bond)
Memberikan hak penerbit untuk menebus obligasi sebelum tanggal jatuh tempo. Harga tebus (Call Price) adalah harga yang penerbit mau bayarkan untuk menebus obligasi. Umumnya lebih tinggi daripada nilai nominal obligasi (biasannya premium call besarnya setengah hingga satu tahun bunga).
Contoh : obligasi kupon 8%, 10, harga 92 dapat ditebus dalam tiga tahun pada harga 108.

Istilah lainnya yang sering dipakai dalam obligasi adalah:

  1. Call Price
  2. Call Premium (1/2 s/d 1 tahun bunga)
  3. Deferment Period / Call Protection Period ( 3 s/d 7 tahun)

Jaminan (Collateral)

I. Obligasi Berjaminan ( Secured Bonds)

  • Obligasi Hipotek (Mortgage Bond) didukung jaminan property
  • Collateral Trust Bond didukung oleh surat berharga lainnya
  • Trust Certficate / Equipment Trust

II. Obligasi Tanpa Jaminan (Unsecured Bonds / Debentures)
Didukung hanya oleh janji penerbit obligasi (issuer) untuk membayar bungan dan pokok pinjaman pada waktu tertentu

Embedded Option
Fitur Call memberikan hak kepada penerbit (issuer) untuk melunasi sebagian atau seluruh hutang sebelum tanggal jatuh tempo.

  • Fitur Put memberikan hak kepada investor untuk menjual obligasi kepada penerbit pada harga par
  • Obligasi Konversi memberikan hak kepada pemegang obligasi untuk menukarkan obligasi dengan sejumlah saham perusahaan penerbit obligasi
  • Exchangeable Bond memberikan hak kepada pemegang obligasi untuk menukarkan obligasi dengan sejumlah saham yang berbeda dengan saham penerbit obligasi

Siapa yang Menerbitkan Obligasi?
Berdasarkan Penerbit, obligasi dikeluarkan oleh:
a. Obligasi Pemerintah
b. Obligasi Perusahaan Milik Negara
Penernit Bank, contohnya: BTN, Bapindo
Penerbit non Bank, contohnya: PLN, Jasa Marga, dll.
c. Obligasi Perusahaan Swasta
Penerbit Bank, contohnya: BII, Mashil, dll
Penerbit non Bank, contohnya: Duta anggada, Astra, dll.

Kepemilikan (ownership)
Obligasi atas unjuk (Bearer Bond)

  1. Tidak ada nama yang tercantum di obligasi atau di buku penerbit obligasi
  2. Kupon menjadi satu dengan obligasi
  3. Saat pembayaran kupon, pemegang obligasi melepaskan kupon yang jatuh tempo dan mendepositokan di bank.
  4. Pada saat jatuh tempo, pemegang obligasi menunjukkan sertikat asli untuk pembayaran (redemption)

Obligasi Terdaftar (Registered Bond)
- Terdapat nama pemegang dan alamat pada obligasi dan buku penerbit obligasi

Di mana obligasi diperdagangkan?
Berdasarkan tempat penerbitan atau tempat perdagangan, obligasi terdiri dari:
a. Domestic Bond
Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan atau lembaga local dari suatu Negara di mana obligasi tersebut dipasarkan.
Contohnya : obligasi PLN yang dipasarkan di Indonesia
b. Foreign Bond
Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan atau lembaga asing pada suatu Negara tetentu di mana obligasi tersebut dipasarkan
Contohnya:

  • Dragon Bond : Obligasi yang diterbitkan di Hong Kong
  • Yankee Bond: Obligasi yang diterbitkan di Amerika Serikat
  • Samaurai Bond : Obligasi yang diterbitkan di Jepang
  • Bulldog Bond : Obligasi yang diterbitkan di Inggris
  • Matador Bond: Obligasi yang diterbitkan di Spanyol]

Internasional Bond
Terdapat perbedaan pada jenis International Bond ini, yaitu;
1. Foreign Bond

  • Dikeluarkan dibawah peraturan pasar domestic
  • Ditujukan kepada investor domestic suatu Negara oleh peminjam yang berdomisili di luar negeri, contohnya: Yankee Bond, Samurai Bond, Bulldog Bond, dll.

2. Eurobond

  • Diterbitkan dan diperdagangkan di luar yuridis di suatu Negara
  • Melalui proses underwritten institusi internasional

Perbedaan yang mendasar di antara keduanya:

3 comments so far

  1. Anis Adwani on

    Ass.Saya hanya saran saja agar dalam penulisan ini dicantumkan juga pemeringkat obl dari std poors, pefindo agar dapat menilai bgm obligasi yang bagus dan tidak.

    • Alwy on

      Wa ‘alaikum salam, terima kasih atas sarannya, Insya Allah nanti saya usahakan mencari pemeringkatnya.

  2. Anis Adwani on

    ok


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: